Just It

"If at first you don't succeed,

Cheat. 

Repeat until caught.

Then lie."

Sabtu, Februari 07, 2009

Karma Police

Katanya, jika ingin dihormati orang lain, maka kita harus menghormati orang lain terlebih dahulu.
Itulah yang disebut hukum karma.
Berbuat, mendapat balasan yang setimpal.
Baik berbalas baik, buruk berbalas buruk.

Misalnya, gue selalu menjaga space antara gue dengan orang yang antri di depan gue.
Tapi dengan bajingannya orang di belakang gue selalu 'melanggar ruang' gue dengan berdiri melewati batas jarak kenyamanan gue.

Misal lainnya, gue selalu mencoba tidak mendorong orang lain saat berada di kerumunan. Tapi kalo terpaksa seenggaknya gue udah bilang, "maaf permisi."
Yang bikin kesel, orang-orang sering mendorong, menabrak, bahkan menginjak kaki gue tanpa minta maaf waktu di kereta yang penuh salah satu contohnya.

Atau misalnya gue selalu berusaha tidak merepotkan keluarga besar gue dengan harapan mereka juga tidak akan merepotkan gue,
Kenyataannya, mereka MEREPOTKAN gue dengan menyuruh gue jadi apalah-itu-namanya dalam acara pernikahan.

Menyebalkan.

So, karma is a total bullshit!

Semenjak kejadian-kejadian macam diatas itulah gue udah sama sekali tidak percaya hukum karma.
Memang ternyata hidup itu berat.
Padahal yang gue minta dalam hidup ini kan cuma supaya orang itu menghargai gue dengan tidak merepotkan gue.

Please,
Respect my authority!


Tapi tetep aja, berhubung sepupu gue banyak banget,jadinya yang namanya acara pesta pernikahan pasti banyak.
Minimal gue harus melewati tantangan sebanyak oh-my-god 13 pesta pernikahan.
Dan gue TERJEBAK harus jadi apalah-itu-namanya yang pake konde, kebaya, hak tinggi, dan yang paling nyebelin adalah make-up!

Haduh, haduh, rasanya mendingan dipenjara daripada terjebak seperti itu.

Eh, bener juga, mendingan sebelum hari-h gue melakukan tindak kejahatan pencurian jemuran pakaian tetangga.
Atau mendingan tindak kejahatan pencurian ayam milik warga setempat?
Ya pokoknya intinya pada akhirnya gue akan dipenjara! Yey!

5 komentar:

  1. jadi elo yang maling jemuran gue dech? gue sangka lo sahabat gue (jengjengjeng *musik sinetron).

    haha.
    balesannya kan pahala buat bekal entar di akherat dech.

    BalasHapus
  2. setuju bgt, dek dea...

    sejak gw berpikiran menjadi atheis, gw juga mulai ga percaya sm yg namanya karma.

    ditambah lagi, gw ngeliat byk artis muda bego yg bisa dtgin byk duit. sdgkan gw susah payah masuk ui, blompernah menghasilkan duit...

    mana balasan atas susah payah gw??malah jadi sampah di kampus. hahaha...

    bloody hell...

    BalasHapus
  3. oh ni si decu yah..hahay

    karma ada ko..cuma sayangnya g bisa diprediksi kapan datengnya...biasanya klo karma bwat org yg emang jahat lama...hmm:D

    BalasHapus
  4. 'what goes around comes around'

    BalasHapus
  5. @nyanya
    *jengjengjeng (musik sinetron)*
    yah ketauan. wakakakakak!

    @dach
    eh, spt yang gue blg sblmnya, jangan ngajak-ngajak gue ke ajaran gereja setan dong! Hohohoho!

    @anonim a.k.a akbar?
    karma buat penjahat datangnya lama...
    lah?
    berarti gue penjahat dong?
    kan gue lama dapat balasannya! fu,

    @nesy
    bu,bu, lain kali pake bhs ing yang simple aja, kaya ga tau gue dan kemampuan bhs ing gue yang rendah...hiks.
    wakakak,,*tawa gagak*

    BalasHapus