Just It

"If at first you don't succeed,

Cheat. 

Repeat until caught.

Then lie."

Rabu, November 05, 2008

Dunia Sureal

Mimpi a.k.a imaginasi gue kali ini semakin menjadi-jadi. Makin sureal! *plis, bukan sereal, tapi SUREAL*

Sewaktu bangun, rasanya suasana kota semakin sepi. Hm...ada apa ya?
Yang kedengeran cuma beberapa suara yang familiar dari hall olahraga. Ternyata disitu lagi diadain pertemuan seluruh warga Jakarta kayaknya!

Tapi anehnya, semuanya kok diem aja ya denger ceramah? Nurut banget. Udah gitu saking padetnya gue 'cuma' sekedar berdiri di depan pintu masuk hall di baris paling belakang pula! Jadi ga ngerti deh itu penceramah ngomongin apa.

Karena gue sama sekali ga bisa denger itu lagi ngomongin apa *yang sampe bikin semua pada serius gitu* gue toel-toel aja bapak-bapak di depan gue. Tapi...begitu dia nengok...teng! teng! teng!
ZOMBIE! Kyaa!

Sayangnya berhubung gue sigap, tangkas, dan cermat, gue langsung penggal aja kepala pak zombie tadi pake katana yang gue bawa *jangan tanya kenapa* sampe darah tu zombie muncrat kemana-mana. Tapi untungnya satu hall itu kaga ada yang sadar sama kelakuan gue tadi! fiuh.

'mending cepet keluar diem-diem daripada kenapa-kenapa'

Dengan otak macam ini, gue mengendap-endap macam ninja keluar hall. Begitu gue balik badan, BAM! Gue tabrakan sama cowok ganteng. Halah, tapi boong.

Gue tabrakan sama sepupu gue ah! Sial, kenapa dia yang muncul di mimpi gue ya? Huh!

Pokoknya akirnya gue minta penjelasan kenapa itu satu hall ternyata isinya zombie semua. Trus dia bilang memang zombie-zombie itu pas siang jadi manusia, tapi pas malam berubah jadi zombie!

DAMN! Sekarang kami berdua di tengah jalan kota, malam-malam pula!

Langsung deh terkepung oleh bapak, ibu, anjing, anak, kucing, tikus, dan zombie lainnya. Terpaksa, darah harus tumpah malam ini!

REVENGE!

PSIKOPAT!

HELL YEAH!

Wham! Bam! Keluar deh semua jurus pedang gue yang canggih itu, meski kebanyakan gue sama sepupu gue itu cuma lari menghindar, masuk-masuk ke gedung buat sembunyi, trus ke-gep, trus bunuh zombie yang merintangi, trus lari terus, sampe mau kumat asma gue!

Tapi nyebelinnya, pas matahari terbit, kembali jadi manusia lagi mereka, trus secara penampilan kami belepotan berlumuran darah setelah 'battle' malam sebelumnya, kami digiring ke pos polisi terdekat deh...WTF?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar